KAIMANA, 26 Januari 2026 – Kabupaten Kaimana mencetak sejarah sebagai salah satu titik awal realisasi program nasional “3 Juta Rumah Bersubsidi” era kepemimpinan Prabowo-Gibran. Bertempat di lokasi pengembangan perumahan strategis, acara launching perdana ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pengembangan Perumahan Rakyat Indonesia (ASPERI) bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Acara yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kaimana. Peresmian ini menandai langkah nyata pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Papua Barat-Kaimana.
Sinergi lintas sekotor untuk rakyat Dalam sambutannya, Bupati Kaimana menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya meningkatkan kesejahteraan dan martabat keluarga di Kaimana.
“Kehadiran program 3 juta rumah adalah bukti nyata sinergi antara visi pusat dan kebutuhan daerah. Kami berkomitmen mempermudah proses perizinan agar masyarakat segera menempati hunian impian mereka,” ujar Bupati di hadapan para undangan.
Kehadiran Pemangku Kepentingan Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen kunci, menunjukkan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan daerah, Perwakilan perbankan, penyedia energi, dan pihak swasta.
Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan, serta instansi terkait lainnya. Tokoh masyarakat dan perwakilan dari Distrik Kaimana, Teluk Arguni, Teluk Etna, Buruway, Kambrauw, Teluk Arguni Bawah, dan Yamor.
Pihak Asosiasi Pengembangan Perumahan Rakyat Indonesia (ASPERI) selaku penyelenggara menegaskan bahwa perumahan bersubsidi ini didesain dengan standar lingkungan yang sehat dan aksesibilitas yang baik. Kehadiran perwakilan dari 7 distrik diharapkan dapat menjadi jembatan informasi agar distribusi rumah subsidi ini merata dan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dengan dimulainya proyek ini, Kabupaten Kaimana diharapkan dapat menjadi pionir dalam penyediaan rumah subsidi di wilayah timur Indonesia, sekaligus mendorong roda ekonomi lokal melalui sektor konstruksi dan properti.
